Selain Mengetahui Suku Bunga LPS Terbaru, Tapi Langkah-Langkah Ini Jika Bank Tempat Menabung Bangkrut

Ilustrasi dokumen kebangkrutan

Sampai awal tahun 2020 ini, sudah lebih dari 100 bank yang dilikuidasi atau ditutup oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) sejak 2006. Seperti yang diketahui LPS tidak hanya mempunyai dapat menetapkan suku bunga LPS terbaru, namun juga mempunyai fungsi untuk menjamin simpanan nasabah penyimpan di bank seperti tabungan, giro, deposito, sertifikat deposito dan lainnya yang bentuknya disamakan. Lalu, bagaimana jika bank tempat Anda menabung bangkrut? Apakah uang Anda akan hilang begitu saja? Nah, karena seperti fungsi LPS di atas, Anda bisa mengikuti beberapa langkah dari LPS ini jika hal tersebut terjadi. Mari simak pembahasannya di bawah ini!

Hal-Hal yang Harus Dilakukan Anda Sebagai Nasabah Jika Bank Tempat Menabung Bangkrut

Tidak hanya mengetahui mengenai perkembangan dari suku bunga LPS terbaru, namun Anda sebagai nasabah penyimpan juga harus mengetahui berbagai langkah dari LPS yang harus dilakukan apabila bank tempat menabung bangkrut atau izin usaha dicabut. Berikut adalah beberapa langkah tersebut:

  1. Anda sebagai nasabah tidak perlu perlu panik dan harap tetap untuk tenang. Hal itu karena semua bank yang ada di Indonesia menjadi peserta penjaminan LPS. Lembaga tersebut menjamin nilai simpanan hingga 2 milyar. Dengan begitu, Anda tidak perlu takut uang tabungan akan lenyap.
  2. Anda sebaiknya menunggu pengumuman atau informasi lebih lanjut dari LPS mengenai pembayaran dana ke nasabah. LPS akan melakukan verifikasi data dari para nasabah dan melakukan pembayaran bertahap. Pengumuman pembayaran tahap paling akhir umumnya paling lama adalah 90 hari kerja setelah bank tempat menabung dicabut izin usahanya yang sesuai dengan undang-undang.
  3. Pengumuman akan dilakukan pada semua kantor bank yang ditutup atau dicabut izin usahanya maupun di media seperti media cetak atau koran, media sosial LPS, hingga website LPS.
  4. Bagi nasabah peminjam, bisa untuk melanjutkan pembayaran kredit atau cicilan atau pelunasan lewat Tim Likuidasi yang dibentuk dan ditugaskan oleh LPS pada kantor bank.
  5. Anda harus tetap waspada dan tidak mudah untuk termakan berita yang simpang siur, apalagi terprovokasi melakukan berbagai hal yang dapat mengganggu kelancaran dari pembayaran penjaminan serta likuiditas dari bank.

LPS akan membayarkan klaim pada nasabah dengan cara seperti LPS wajib untuk menentukan simpanan nasabah yang layak untuk dibayar setelah merekonsiliasi dan memverifikasi data simpanan nasabah bank yang ditutup atau dicabut izin usahanya dalam kurun waktu 90 hari kerja sejak penutupan. Lalu, LPS akan membayarkan simpanan layak bayar paling lambat lima hari kerja sejak dimulainya verifikasi. Kemudian, jangka waktu untuk pengajuan klaim penjaminan adalah 5 tahun sejak bank ditutup atau izin usahanya dicabut.

Nah, itulah beberapa langkah yang harus Anda lakukan jika bank tempat menambung ditutup, bangkrut atau dicabut izin usahanya agar uang simpanan tidak lenyap. Jadi, selain harus mengikuti informasi mengenai suku bunga LPS terbaru, Anda juga perlu untuk mengetahui berbagai informasi penting lainnya, salah satunya adalah langkah-langkah tersebut. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *